Model Scores
Temuan
Q1 20265ROE Jauh di Bawah Standar Industri
ROE sebesar 1.11% sangat jauh dari benchmark industri manufacturing 10-20%, menunjukkan efisiensi modal yang sangat rendah. ROE juga turun 80% dari 5.44% (2024), mengindikasikan deteriorasi kinerja yang signifikan.
Kompresi Margin Operasional yang Signifikan
Margin kotor turun drastis dari 7.94% (Q1 2025) menjadi 4.82% (Q1 2026), sementara margin operasional menurun dari 6.21% ke 2.83%. Penurunan ini menunjukkan tekanan biaya produksi yang substansial dan memerlukan evaluasi strategi pricing dan cost management.
Valuasi P/E Ekstrem Tidak Sejalan dengan Fundamental
P/E ratio 93.83x sangat tinggi untuk sektor manufaktur (6.7x dari median sektor) akibat earnings yang terkompresi. Valuasi ini tidak didukung oleh kinerja operasional yang justru memburuk, menunjukkan disconnect antara ekspektasi pasar dan realitas fundamental.
Asset Turnover Sangat Rendah
Asset turnover 0.347x menunjukkan utilisasi aset yang tidak efisien, jauh di bawah performa historis dan standar industri. Ini mengindikasikan adanya kapasitas tidak terpakai atau kelemahan dalam strategi penjualan.
Leverage Operasional Negatif Meski Revenue Tumbuh
Meskipun revenue tumbuh 45% YoY, pertumbuhan ini tidak diikuti ekspansi margin operasional, bahkan justru menurun. Hal ini menunjukkan struktur biaya yang kurang fleksibel dan efisiensi operasional yang memburuk.
Analysis Tools
19 of 19 toolsJelajahi emiten lainnya
900+ emiten IDX sudah dianalisis. Cari dan bandingkan skor forensik.