Beneish M-Score
Model statistik untuk mendeteksi apakah perusahaan memanipulasi laporan keuangannya. Dikembangkan oleh profesor Messod Beneish (1999) menggunakan 8 variabel keuangan.
Interpretasi
8 Variabel
Kenaikan piutang relatif terhadap penjualan. Angka tinggi mengindikasikan pengakuan pendapatan agresif.
Penurunan gross margin. Tekanan margin mendorong manipulasi.
Kenaikan aset non-current selain PP&E. Bisa mengindikasikan kapitalisasi biaya yang tidak semestinya.
Pertumbuhan penjualan tinggi. Perusahaan growth lebih rentan manipulasi.
Perlambatan depresiasi. Bisa menaikkan laba secara artifisial.
Kenaikan SGA relatif terhadap sales. Mengindikasikan penurunan efisiensi.
Kenaikan leverage. Tekanan hutang mendorong manipulasi.
Akrual tinggi vs arus kas. Indikator paling kuat untuk deteksi manipulasi.
Formula
M = -4.84 + 0.920(DSRI) + 0.528(GMI) + 0.404(AQI) + 0.892(SGI)
+ 0.115(DEPI) - 0.172(SGAI) + 4.679(TATA) - 0.327(LVGI)Bagaimana Finbit menggunakan Beneish M-Score
Finbit menghitung Beneish M-Score secara otomatis untuk setiap emiten IDX berdasarkan data laporan keuangan terbaru. Skor ini menjadi salah satu komponen dalam perhitungan Skor Forensik keseluruhan, bersama dengan Altman Z-Score, Piotroski F-Score, dan 19 alat analisis forensik lainnya.
Berbeda dengan perhitungan manual, Finbit membandingkan M-Score antar periode untuk mendeteksi tren memburuk yang mungkin belum terlihat dari satu snapshot saja.
